Senin, 18 November 2019

7 Fakta Teror Pelemparan Sperma, Sasar Wanita di Jalan, Viral, hingga Tangisan Keluarga Pelaku


Sebaris365 - Polisi berhasil menangkap pelaku teror pelemparan sperma yang menyasar para wanita yang sedang berada di pinggir jalan di wilayah Tasikmalaya.

Pelaku teror pelemparan sperma berinisial SN itu ditangkap aparat Polres Tasikmalaya Kota pada Senin (17/11/2019) siang.


Pelaku ditangkap di rumah pamannya di Kampung Cieunteng Pesantren, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Penangkapan pelaku dilakukan setelah sejumlah korban melapor ke Polres Tasikmalaya.

Selain itu, kasus ini beredar luas di media sosial setelah sejumlah korban memposting pelecehan yang dialaminya.

Berikut fakta-fakta tentang teror pelemparan sperma

1. Menyasar wanita di pinggir jalan

Pelaku teror pelemparan sperma menyasar para wanita yang sedang sendiri dan berada di pinggir jalan.

LR (43) warga Kawalu, Kota Tasikmalaya, menjadi korban teror pada Rabu (13/11/2019) di Jl Letjend Mashudi.

LR saat itu sedang menunggu ojek online. Kemudian, ia dihampiri seorang pria bersepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi Z 5013 LB.

Setelah itu, pria tersebut mengucap kata-kata tidak pantas sembari menatap wajah korban. Pelaku juga memasukkan tangan ke dalam celana tepat di bagian alat vital.

Kemudian, pria tersebut melemparkan sperma ke arah korban. LR berhasil menghindar dan sperma tak mengenainya.

Seusai mengalami peristiwa tersebut, LR langsung menghubungi suaminya, RF. "Saya langsung kaget dan menelepon suami saya supaya cepat-cepat menjemput ke lokasi," ujarnya.

Hal serupa dialami ND (26) saat berada di Jalan Penyerutan Kota Tasikmalaya. Tiba-tiba warga Kecamatan Mangkubumi itu dilempari sperma oleh pelaku. Bahkan, wajah korban menjadi target pelemparan.

Menurut ND, aksi pelemparan sperma itu dilakukan pelaku di tempat yang ramai.

"Pelaku seketika menyipratkan sperma ke arah muka saya, padahal di sana banyak orang. Saya langsung kabur, lari ke tempat ramai di perempatan Jalan HZ Mustofa,” kata ND.

2. Viral di Medsos

Kejadian tak senonoh ini menjadi viral setelah beberapa korban mengunggah peristiwa yang mereka alami di media sosialnya masing-masing.

RF, suami dari LR, memposting foto pelaku yang kebetulan sempat diabadikan oleh kamera istrinya.

"Ternyata korbannya banyak dan kejadiannya sama," katanya.

3. Diburu Suami Korban

Suami dari korban pelempara sperma, sempat memburu pelaku.

RF, suami dari LR, mendatangi rumah pelaku di Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Namun, pelaku tak berada di lokasi.

4. Sering Berbuat Onar

Warga sekitar kediaman pelaku, menyebutkan sosok SN memang kerap berulah.

Ia dinilai berkelakuan tidak baik sehingga sering membuat masalah.

Warga sekitar mengaku jarang bersosialisasi dengan pelaku.

"Di lingkungannya dia juga dijauhi karena dikenal sering berulah," katanya.

5. Ditangkap Polisi dan Tangisan Keluarga

Pelaku teror pelemparan sperma berinisial SN akhirnya ditangkap aparat Polres Tasikmalaya Kota pada Senin (17/11/2019) siang.

Pelaku ditangkap di rumah pamannya di Kampung Cieunteng Pesantren, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Penangkapan pelaku juga diwarnai tangisan keluarganya.

6. Sempat Melawan 

Saat penangkapan, pelaku awalnya tidak melawan saat dibawa dari rumah pamannya.

Namun, saat hendak dimasukkan ke dalam mobil polisi, pelaku sempat memberikan perlawanan.

Polisi pun dengan sigap memasukkan pelaku ke dalam mobil dan selanjutnya dibawa ke Polres Tasikmalaya Kota.

7. Bekerja Serabutan

Ketua RT setempat, Asep Andri mengatakan warga sekitar dan dirinya kaget dengan adanya penangkapan tersebut.

"Saya kaget, saya juga tidak tahu persis saya baca di berita," kata Asep saat ditemui di lokasi.

Asep menyebutkan SN masih berstatus bujangan.

"Kesehariannya terlihat biasa, masih bujang. Tadi ditangkap di rumah uwanya," tuturnya.

SN juga dikenal tidak memiliki pekerjaan tetap atau buruh serabutan.

"Pernah bekerja di penjualan ayam potong. Tapi sekarang saya tidak tahu," ujarnya.

0 komentar:

Posting Komentar