Senin, 11 November 2019

Babi Mati karena Hog Cholera Mencapai 5.800 Ekor, Tiap Kecamatan Diharapkan Buat Posko


Sebaris365 - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut menyebut sebanyak 5.800 ekor babi mati karena kolera babi (hog cholera).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Azhar Harahap mengatakan, data ini didapat setelah pihaknya bertemu dengan pemda yang terserang kolera babi.

"Hari ini kami melakukan rapat dengan seluruh  pemerintah kabupaten/kota untuk mengambil langkah langkah penanganan terhadap penyakit hog cholera yang terjadi di Provinsi Sumut.

Namun kita di seluruh kabupaten/kota masih terus menjalankan posko penanganan wabah hog cholera," katanya, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, setiap kecamatan harus memiliki posko penanganan.

"Kementerian Pertanian melalui Dirjen Peternakan akan membantu pemerintah kabupaten/kota dalam penanganan penguburan dan pengawasan lalu lintas ternak babi untuk mengantisipasi penyebaran virus hog cholera merambah ke beberapa daerah lain," ujarnya.

"Sekali lagi saya nyatakan akan membantu kabupaten/kota dalam hal penanganan penguburan ternak babi yang mati.

Di samping itu kita akan memberikan desinfektan kepada peternak peternak babi yang ada," katanya.

0 komentar:

Posting Komentar