Minggu, 17 November 2019

Waspada! Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya


Sebaris365 - Teror pelemparan sperma tengah meresahkan warga Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pelaku dengan berani melemparkan sperma ke arah korban.

Bahkan, tindakan asusila tersebut berani dilakukan pelaku di tempat umum.

belasan perempuan di Tasikmalaya, Jawa Barat menjadi korban pelecehan seksual.

Pelecehan tersebut dilakukan seorang pria dengan melemparkan sperma ke arah korban.

Hal tersebut menjadi viral di media sosial.

LR (43), menjadi korban percobaan pelemparan sperma saat dirinya menunggu ojek online di Jl Letjend Mashudi, Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019) lalu.

Ia dihampiri seorang pria mengendarai sepeda motor.

Pelaku mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas kepadanya dan memasukkan tangan ke dalam celana.

Setelah itu, pria tersebut melemparkan sperma ke arah korban dan kabur.

Beruntung, korban berhasil menghindar sehingga sperma tidak mengenainya.

“Saya langsung kaget dan menelepon suami saya supaya cepat-cepat menjemput ke lokasi, Ternyata dia nyipratin sperma, untung saja enggak kena ke saya,” tuturnya.

Selain LR, kejadian juga pernah dialami ND (26) warga Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

ND karyawati di sebuah mall menjadi korban saat melintas di sekitar Jalan Panyerutan Kota Tasikmalaya.

Bahkan, pelaku mengincar wajah ND untuk dilempari sperma.

"Saya lari ke tempat ramai di perempatan Jalan HZ Mustofa. Pelaku seketika menyipratkan sperma ke arah muka saya, dan langsung kabur. Padahal di sana banyak orang," ujarnya.

Dikabarkan, Satreskrim Polres Tasikmalaya tengah memburu korban.

Berikut tips untuk menghindari tindak pelecehan seksual di tempat umum.

Tidak tidur selama perjalanan

Kita sering mendengar banyak kasus pelecehan seksual yang terjadi di transportasi umum.

Untuk itu kita harus selalu aware saat berada di transportasi umum.

Salah satu tips dari Founder Komunitas Perempuan, Rika Rosvianti untuk menghindari pelecehan seksual adalah tidak tidur saat berada di perjalanan menggunakan transportasi umum.

Para perempuan diimbau untuk tidak tidur selama perjalanan agar dapat menghindari terjadinya pelecehan seksual.

Selalu waspada dengan orang asing

Saat berada di tempat umum, otomatis kita akan dikelilingi dengan orang-orang asing dari berbagai kalangan.

Untuk itu, kita harus tetap waspada dengan orang-orang yang terlihat mencurigakan.

Lengkapi diri dengan alat keamanan

Alat keamanan penting disiapkan untuk berjaga-jaga terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.

Kita bisa selalu membawa pepper spay atau semprotan merica ke mana-mana.

Selain itu, siapkan juga peluit selalu di tas kita.

Apabila kita sudah terdesak, kita bisa menggunakan peluit itu untuk menarik perhatian dari orang-orang sekitar.

Tidak hanya itu, kita juga bisa menggunakan benda-benda di sekitar kita seperti payung, buku, sepatu, untuk menyerang pelaku pelecehan.

Gunakan fasilitas khusus wanita

Jika tengah menggunakan transportasi umum, gunakan ruang khusus wanita jika tersedia.

Untuk menghindari terjadinya pelecehan seksual, kita bisa memanfaatkan fasilitas tersebut.

Dengan berada di ruang khusus wanita, kita akan lebih aman dari tindak pelecehan seksual.

Jika kendaraan tersebut tidak memiliki ruang khusus wanita, maka kita bisa memanfaatkan tempat duduk bagian depan.

Dengan memilih tempat duduk di depan, maka kita akan lebih dekat dengan sopir dan pintu keluar.

Bersikap tegas

Saat sudah merasa ada yang mengamati atau merasa tidak aman, kita bisa langsung berpindah tempat atau pamit ke kamar mandi.

Jika pelaku sudah menunjukkan gerak geriknya, beranilah bersikap tegas untuk menolak.

Bahkan, kita bisa juga berteriak dan memberi tahu orang-orang sekitar agar pelaku memberhentikan aksinya.

0 komentar:

Posting Komentar