Selasa, 21 April 2020

Bisa Didenda Rp 10 Juta, Begini Aturan Jaga Jarak Cegah Corona di Singapura


SEBARIS365 -  Pemerintah Singapura menindak tegas warganya yang melanggar aturan jaga jarak pencegahan Corona (COVID-19). Pelanggaran pertama dikenai denda SG$ 300, pelanggaran selanjutnya bisa dituntut sampai ke pengadilan. Situs Berita Bola Update 

Aturan terkait jaga jarak selama Corona di Singapura ini tercantum situs resmi Kementerian Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura. Aturan ini dikeluarkan pada 11 April 2020 lalu.


Sebagaimana dilihat detikcom pada Selasa (21/4), sejak 12 April 2020, peringatan tertulis tidak akan lagi diberikan kepada warga yang tidak mematuhi langkah-langkah menjaga jarak yang aman. Pelanggaran bisa dikenai denda mulai dari 300 dolar Singapura.

"Anggota masyarakat, terutama orang tua yang lebih rentan, harus tinggal di rumah kecuali Anda punya alasan kuat. Setiap anggota masyarakat yang ditemukan melanggar, termasuk kegagalan atau penolakan untuk mematuhi arahan dari Petugas Penegakan, akan dimintai keterangannya," tulis Kementerian Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura dalam situsnya.

"Pelanggar pertama kali dikenai denda SG$ 300. Pelanggar berulang akan dikenai denda yang lebih tinggi, atau penuntutan di pengadilan untuk kasus-kasus mengerikan," lanjutnya. 

Selain itu, sejauh ini pemerintah Singapura juga telah mengerahkan 3.100 petugas untuk menindak warga yang membandel. Mereka bertugas untuk mengamati kerumunan-kerumunan di tempat umum.

"Lebih dari 3.100 Petugas Penegakan (EO) dan Duta Penjaga Jarak Aman dikerahkan. Meskipun jumlah orang banyak berkurang di taman dan pasar, kami terus mengamati terlalu banyak orang berkumpul dan berkeliaran di tempat-tempat umum, terutama di pusat kota dan lingkungan," lanjut keterangan tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar