Sabtu, 04 April 2020

Dua Pria di Malang Ditemukan Tewas, Diduga Karena Miras Oplosan




 SEBARIS365 - Dua pria ditemukan tak bernyawa di sebuah bangunan di Jalan Sempu, Kota Malang. Keduanya diduga meninggal karena mengonsumsi miras oplosan. Agen Situs QQ

 Evakuasi sempat melibatkan PMI dan BPBD dengan menyemprotkan disinfektan di sekitar TKP.
Hasil identifikasi mengungkap, korban pertama adalah Misto Slamet alias Banteng (65), warga Jalan Kolonel Sugiono, Kota Malang, sementara korban kedua Gombloh (45) warga Desa Permanu, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Untuk proses penyelidikan, kedua jenazah dibawa ke ruang otopsi RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Menurut keterangan yang dihimpun detikcom, yang pertama kali menemukan jenazah kedua korban adalah Agung Susilo (44), warga Jalan Ternate, Kota Malang, yang merupakan rekan kedua korban.


Dari keterangan sementara, saksi mengaku hendak mengirim nasi bungkus untuk kedua korban yang memang tinggal di bangunan bekas fasilitas umum yang berada di lokasi kejadian, pagi tadi. 

Ketika sampai, saksi menyaksikan kedua rekannya sudah tak bernyawa. Padahal, malam sebelumnya saksi sempat bertemu dan berbincang bersama keduanya di TKP. Melihat rekannya meninggal, saksi kemudian melapor ke polisi.

Kapolsek Klojen Kompol Fatkhur Rokhman menuturkan, penyebab pasti kematian korban masih diselidiki. Apakah meninggal karena dugaan mengonsumsi minuman keras oplosan atau disebabkan faktor lain.

"Masih kami selidiki, tadi evakuasi menyesuaikan protokol kesehatan. Karena saat ini tengah upaya pencegahan Covid-19," ujar Fatkhur Rokhman kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (3/4/2020).

Fatkhur menambahkan, penanganan kasus penemuan jenazah kedua pria tersebut sepenuhnya ditangani oleh Polresta Malang Kota. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Malang Kota Kompol Yunar Hotma Parulian Sirait memastikan, kematian kedua korban tidak terkait Covid-19. Namun, ada dugaan lain yang mengakibatkan keduanya meninggal di TKP.

"Yang jelas bukan Covid-19 sebagai penyebabnya. Ada dugaan lain yang masih kita selidiki," ungkap Yunar terpisah.

Yunar mengakui, adanya informasi jika kedua korban mengonsumsi minuman keras oplosan sebelum meninggal. Tetapi dari hasil olah TKP, lanjut dia, petugas tak menemukan barang bukti yang memperkuat dugaan tersebut.

"Kami sedang meminta keterangan saksi yang juga teman korban. Untuk mengungkap kebenaran penyebab kematian kedua korban," pungkas Yunar.

0 komentar:

Posting Komentar