Senin, 20 April 2020

Kata Luna Maya soal Video Kerap Viral, Termasuk Soal Corona


 SEBARIS365 - Mengisi waktu luang selama di rumah aja, artis Luna Maya aktif membuat konten di channel YouTube miliknya. Hal itu dilakukannya agar mengisi kesibukan dan tidak bosan di rumah aja tanpa ditemani keluarga. Agen Situs QQ

Kerap kali, konten yang dibuat Luna Maya itu banyak menarik perhatian sehingga dijadikan headline berita.

"Aku pikir, wah Luna viral nih nggak bisa bayar cicilan. Aduh aduh. Kalau banyak yang pikir hidup enak, tukeran yuk hahaha. Kita bersyukur aja. Dikasih begini ya udah ini juga kehendak Tuhan, nanti juga pasti ada masalah lain, namanya hidup," kata Luna Maya saat mengisi program Live Talk di Live Stream Fest vol.2. 


Ia memang mengakui, keuangannya memang turun drastis imbas pandemi Corona yang kini tengah merebak di Indonesia dan seluruh dunia.

Tetapi ia tak menyangka, ucapan selama berbincang dengan Raffi Ahmad itu menjadi bahan perbincangan. Namun, ia tak mau klarifikasi terkait hal tersebu 

"Sebel, karena nggak aku doang. Dipikir sebel tapi what can i do? Kalau klarifikasi ya capek sendiri," ujarnya.

Meski begitu, perempuan berdarah Denpasar itu tak mau ambil pusing. Ia justru berusaha mengambil sisi positif saja dari semua itu. 

"Nggak mau ambil pusing ya. Aku ambil positif aja, diemin dulu, kan belum keterlaluan ya. Mungkin aku bisa bantu seperti ini ya udah lah," ungkapnya.

Belum lama ini, konten Luna Maya yang bicara dengan seorang dokter mengenai Corona juga menimbulkan kontroversi.

Video perbincangan Luna Maya dengan seorang dokter hewan, Moh Indro Cahyono, bikin heboh belakangan ini. Dikatakan, virus Corona COVID-19 tidak seganas yang dibicarakan dan tidak mematikan.

Tak lama berselang, beredar pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI) yang mengimbau anggota untuk berhati-hati dalam membuat pernyataan. Pernyataan ini termuat dalam surat berlabel 'Excecutive Note'.

"Kami mengharapkan kepada dokter hewan ini pertama mendukung program pemerintah. Kemudian kedua, tidak memberikan statement yang sifatnya membuat bingung masyarakat dan tidak membuat galau masyarakat," jelas Ketua PB PDHI, drh H M Munawaroh, MM.

0 komentar:

Posting Komentar