Selasa, 21 April 2020

Sempat Meregang Nyawa, Pria 29 Tahun Berhasil Sembuh dari Virus Corona


SEBARIS365 - Seorang pria berusia 29 tahun di Amerika Serikat (AS) yang terinfeksi virus Corona (COVID-19) sempat divonis dokter tidak akan selamat dan bahkan sempat akan didoakan oleh pastur untuk saat-saat terakhirnya, namun dia akhirnya berhasil sembuh. Situs Berita Bola Update 

Seperti dilansir The Washington Post, Selasa (21/4/2020), Francis Wilson (29) yang merupakan mahasiswa jurusan hukum pada George Mason University, Virginia, AS merupakan kelompok pertama pasien virus Corona di Washington. Dia masih muda, sehat dan tidak memiliki penyakit bawaan. Kisah Wilson menjadi salah satu kasus virus Corona di AS saat dokter menyaksikan pasiennya nyaris meninggal, namun berhasil selamat.


Pria muda itu mulai merasa sakit sejak 8 Maret lalu. Dia merasakan gejala-gejala awal yang tergolong ringan seperti radang tenggorokan, sakit kepala, batuk ringan, merasa lesu dan lelah. Sepakan kemudian saat dia merasa kondisinya memburuk, Wilson memeriksakan diri untuk tes flu dan hasilnya negatif.

Dia juga menjalani tes pneumonia yang hasilnya menyatakan dia positif. Tiga hari kemudian, Wilson mengetahui dirinya terinfeksi virus Corona. Tidak diketahui sumber penularannya, namun seorang teman Wilson yang sempat pergi main bowling bersamanya juga mengalami gejala virus Corona. 

Karena merasa kondisinya memburuk, Wilson memanggil bantuan ambulans untuk membawanya ke rumah sakit. Namun dengan kondisinya saat itu, Wilson kesulitan berdiri tegak tanpa merasa sesak napas. Dibutuhkan waktu satu jam untuknya berjalan dari satu ruangan ke ruangan lainnya di apartemennya. Dia terus batuk-batuk dan tidak bisa berhenti batuk.

Wilson telah dirawat di rumah sakit Virginia Hospital Center dengan ventilator selama 7 hari, saat dokter menyatakan dia mungkin tidak akan selamat. Level oksigen dalam darahnya sempat dinyatakan menurun drastis. Paru-parunya berjuang untuk berfungsi dengan baik. Dia harus dibantu ventilator untuk bisa bernapas.

Tim dokter menyatakan kondisi Wilson tidak membaik. Perawat lantas menghubungi keluarganya dan meminta mereka segera datang. Pihak keluarga menghubungi seorang pastor, karena mereka ingin pria muda itu didoakan dengan layak jika memang saat terakhirnya tiba.

Keluarga Wilson diperbolehkan melihat Wilson yang saat itu dirawat di sebuah ruangan dengan tekanan negatif khusus untuk pasien virus Corona. Dengan memakai masker dan sarung tangan, keluarga Wilson hanya bisa melihatnya dari balik dinding kaca. Perawat menyatakan pihak rumah sakit sudah melakukan seluruh hal yang mereka mampu dan Wilson tidak membaik.

0 komentar:

Posting Komentar