Senin, 11 Mei 2020

Ditegur soal Masker Pemuda di Bogor Pukul Warga, Mengapa Mudah Sekali Marah?


SEBARIS365 - Viral seorang pemuda yang marah-marah hingga memukul saat ditegur untuk memakai masker dengan benar saat penjagaan check point pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Sabtu (9/5/2020). Kapolsek Jonggol AKP Agus Hidayat menjelaskan kejadian ini berawal ketika polisi bersama Ketua Karang Taruna Desa Sukamanah, Jonggol, Andri Irman menegur seorang pemuda, MI, agar memakai masker dengan benar saat dilakukan penjagaan di check point PSBB. Namun, MI marah karena tidak diterima ditegur petugas yang berjaga.  Agen Situs QQ 

"Karena itu tadi, dia (MI) kan sempat disuruh pakaimaskernya disuruh yang betul. Tapi dia mau buru-buru. 'Pak saya mau buru-buru nih'. Sama anggota 'pakai dulumaskernya yang bagus'. Terus dia nggak terima. Anggota sih sudahhumanis ya," kata Agus, ketika dihubungi, Minggu (10/5/2020). 
Psikolog klinis, Mario Carl Joseph, MPsi, dari MS Wellbeing Jakarta mengatakan kondisi pandemi Corona saat ini menjadi salah satu dampak seseorang mudah marah dan tersinggung. Hal ini ia kaitkan dengan kesulitan adaptasi seseorang terhadap kondisi di tengah pandemi Corona.


"Dalam situasi bencana ya akan sangat berpotensi menyebabkan orang itu mengalami berbagai masalah yang terkait dengan kesehatan jiwa. Kalau bencana itu kan dia ada yang bencana alam yang disebabkan karena faktor alam, kemudian bencana non alam, pandemi ini faktor non alam karena penyebabnya itu bukan alam, bencana itu mengakibatkan berbagai dampak baik psikis maupun psikologis begitu juga ekonomi, begitu kan," ungkapnya 

Ia menjelaskan ampak dari bencana non alam seperti pandemi Corona disebut menimbulkan beragam reaksi. Dari cemas, tersinggung, hingga mudah marah.
"Pada dasarnya setiap orang punya kemampuan untuk pulih, Nah tapi berbeda-beda, ada yang cenderung lebih lama untuk pulih, begitu juga sebaliknya," paparnya.
Mario menjelaskan orang yang marah disebabkan karena stres. Stres ini muncul karena kemungkinan kondisi yang sulit di tengah pandemi Corona. Menurutnya tak semua orang bisa langsung beradaptasi dengan baik terhadap pandemi Corona, butuh proses.

"Bisa saja terjadi pada seseorang yang mengalami dampak pandemi, karena ketidakmampuan seseorang dalam menyesuaikan dengan pandemi. Tapi intinya adanya perilaku agresif yang meningkat itu bisa terjadi ketika seseorang kurang mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan tuntutan-tuntutan apalagi dengan situasi seperti ini," pungkasnya. 

0 komentar:

Posting Komentar