Selasa, 12 Mei 2020

Presiden Ekuador Rela Gaji Dipangkas Gegara Corona Mengganas


SEBARIS365 - Kasus kematian terkait Corona di Ekuador cukup tinggi. Presiden Ekuador, Lenin Moreno pun merelakan sebagian gajinya untuk membantu perekonomian negara yang sedang dihantam virus Corona (COVID-19).  Agen Situs QQ

Dilansir AFP, Senin (11/5), gaji Lenin akan dipotong 50 persen. Pemotongan gaji juga diberlakukan bagi jajaran menteri dan pejabat tinggi Ekuador.
Diketahui bahwa upah minimum bulanan di Ekuador setara US$ 400 (Rp 5,9 juta). Sementara gaji bulanan Presiden Ekuador mencapai US$ 5 ribu (Rp 74,6 juta). 


Kabar pemotongan gaji ini langsung dibenarkan oleh pihak Istana. Kantor pers Presiden Moreno menuturkan dalam pernyataannya bahwa pemerintah Ekuador akan 'mengurangi 50 persen gaji Presiden Republik ini, Wakil Presiden Republik ini, para menteri dan wakil menteri'.

"Turunnya pemasukan negara, akibat krisis COVID-19, memiliki dampak negatif terhadap perekonomian negara ini, karena itu sangat penting untuk mengurangi gaji-gaji (para pejabat terkemuka)," demikian pernyataan kantor pers Presiden Ekuador. 

Langkah ini, yang pertama diumumkan Presiden Moreno pada 12 April, telah mulai berlaku sejak 8 Mei. Pemotongan gaji semacam ini bisa mengarah pada kajian umum terhadap upah sektor publik, karena aturan hukum Ekuador menyatakan pegawai negeri tidak bisa bergaji lebih besar dari presiden. 

0 komentar:

Posting Komentar